Selasa, 30 Agustus 2016

Sosialisasi BSMB di Komunitas GKI


28 Agustus 2016
Bank Sampah Melati Bersih
LPM Lentera
Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan

Sebagai bentuk komitmen untuk terus menyebarluaskan pemahaman tentang pengelolaan sampah mandiri berbasis masyarakat, BSMB LPM Lentera menyelenggarakan sosialisasi berkelanjutan di komunitas GKI Tangerang Selatan.

Sosialisasi

Sosialisasi
Produk Pupuk Kompos Cair
Sosialisasi
Produk Kerajinan Daur Ulang Sampah
Sosialisasi
Pengurus BSMB LPM Lentera

Peringatan HUT Pertama BSMB Perum Korpri Griya Suradita Indah


27 Agustus 2016
Bank Sampah Melati Bersih 
Perum Korpri - Griya Suradita Indah
Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang

Ulang Tahun
Support produk dari Garudafood
 Sponsor

Ulang Tahun

Ulang Tahun
Kata Sambutan dari Kepala Bidang Kebersihan
Pemerintah Kabupaten Tangerang
Ulang Tahun
Photo bersama rekan-rekan dari Osoji Club Indonesia
Ulang Tahun

Kamis, 25 Agustus 2016

Kunjungan Tamu dari Siswa SMAN 4 Tangerang Selatan


24 Agustus 2016

Community Development Bank Sampah Melati Bersih menerima kunjungan tamu dari perwakilan OSIS dan Paskibra Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Kota Tangerang Selatan, yang ingin mengetahui mengenai tata cara penjualan sampah dalam rangka penggalangan dana untuk kegiatan di sekolah.

Kunjungan Tamu

Kegiatan Penimbangan Sampah di BSMB Puri Serpong I


24 Agustus 2016
Bank Sampah Melati Bersih
Puri Serpong I
Setu, Tangerang Selatan

Penimbangan Sampah
Alhamdulillah, BSMB Puri Serpong I, mendapat pinjaman
kendaraan operasional pengangkut sampah dari Kecamatan Setu
Penimbangan Sampah

Penimbangan Sampah

Penimbangan Sampah

Penimbangan Sampah
Photo bersama Pengurus BSMB Serpong I

Selasa, 23 Agustus 2016

Dinas Kebersihan Tingkat Kabupaten/Kota Dihapuskan


Jakarta (Greeners) – Terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah yang menjadi turunan dari Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, membuat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berbenah dan mempersiapkan panduan terkait pembentukan Dinas Lingkungan Hidup. Adanya dinas ini menghapus Dinas Kebersihan dan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) di tingkat Kabupaten/Kota.
Meski demikian, penghapusan Dinas Kebersihan dan BLHD tersebut tidak menghilangkan peran kedua lembaga karena tugas dan fungsinya akan dilebur di dalam Dinas Lingkungan Hidup yang baru akan dibentuk.
Staf Ahli Menteri LHK bidang Hubungan Antar Lembaga Ilyas Asaad saat ditemui di Jakarta, Kamis (18/8), mengatakan bahwa rencananya akan diterbitkan Peraturan Menteri terkait Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mengatur pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sebagai pengelola teknis lingkungan hidup di Kabupaten/Kota tersebut.
“Kalau BLHD itu kan selama ini hanya bersifat koordinasi saja sehingga tidak memiliki kekuatan apa-apa. Nah, dengan adanya Dinas Lingkungan Hidup ini, sesuai dengan undang-undang, maka fungsinya akan lebih masuk pada tingkat teknis pelaksana,” katanya.
Selain kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup di tingkat Kabupaten dan Kota juga akan banyak mengurusi hal lain seperti sampah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di daerah. Oleh karena itu, menurut Ilyas, UPTD yang akan dibentuk akan mendapat arahan dari pusat, sehingga pembentukan Perangkat Daerah terkait Dinas Lingkungan Hidup tidak perlu lari dari program pusat.
“Dinas ini akan menjadi perpanjangan dari beberapa direktorat yang terdapat di Pemerintah Pusat. Bukan hanya sampah dan limbah, tapi juga ada pencemaran hingga KLHS. Jadi kalau ada UPTD soal sampah, ya dia akan bahas dan kerjakan soal sampah saja,” jelasnya menambahkan.
Terkait masalah sampah, Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Sudirman menyatakan akan membentukan berbagai UPTD. Beberapa UPTD yang ditawarkannya seperti UPTD untuk Bank Sampah, 3R (ReuseReduceRecycle), Daur Ulang, Pengangkutan, CompostingReuse Dry Fuel (RDF), dan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA).
“Saya tidak tahu apakah daerah akan membatasi pembentukan UPTD ini, tapi kalau yang saya tawarkan konsepnya seperti itu,” terang Sudirman.
Untuk membentuk UPTD ini, terusnya, tiap kepala Dinas Lingkungan Hidup dituntut untuk jeli dan inovatif agar dapat melihat kebutuhan dari UPTD Lingkungan Hidup di daerah masing-masing. Menurutnya, pembentukan UPTD akan menjadi pengganti dari Dinas Kebersihan yang dilebur ke dalam Dinas Lingkungan Hidup.
“Selain itu, instrumen kelengkapan pembentukan UPTD terkait sampah juga akan saya masukan ke dalam salah satu poin penilaian Program Adipura. Semakin banyak UPTD yang dibentuk akan membuat nilai kelembagaan sebuah kota dalam penilaian Adipura semakin baik,” tutupnya.
Penulis: Danny Kosasih

Sosialisasi BSMB di Kampung Gaok, Pagadegan, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang


21 Agustus 2016

Community Development Bank Sampah Melati Bersih menerima undangan untuk memberikan materi sosialisasi bank sampah di Komunitas Green Zone Herbal yang bertempat di Kebun Ecowisata Green Zone Herbal, Kampung Gaok, Desa Pagadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Sosialisasi
Penyampaian Materi Sosialisasi Bank Sampah
Sosialisasi
Peserta Kegiatan
Sosialisasi
Mini Workshop Membuat Kerajinan Daur Ulang Sampah
Sosialisasi
Penyerahan Cinderamata dari CD Bank Sampah Melati Bersih
kepada peserta kegiatan terpilih
Sosialisasi
Simulasi Sistem dan Mekanisme Bank Sampah
Sosialisasi

Minggu, 21 Agustus 2016

Sosialisasi BSMB di Desa Pangradin, Jasinga, Kabupaten Bogor


19 Agustus 2016

Community Development Bank Sampah Melati Bersih menerima undangan untuk memberikan sosialisasi bank sampah dalam kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta yang berlokasi di Desa Pangradin I, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Sosialisasi
Lokasi Desa Pangradin I
Masuk kurang lebih 3 Km dari jalan raya Jasinga.
Terletak di atas bukit dan padat penduduk.
Sosialisasi
Penyampaian materi sosialisasi bank sampah
Sosialisasi

Sosialisasi

Jumat, 19 Agustus 2016

Senin, 15 Agustus 2016

Workshop Pelatihan Kerajinan Daur Ulang Sampah


13 Agustus 2016


Community Development Bank Sampah Melati Bersih menerima undangan untuk memberikan workshop pelatihan kerajinan daur ulang sampah berbahan dasar limbah koran dalam kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta yang berlokasi di Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.

Pelatihan Kerajinan Daur Ulang Sampah
Persiapan Workshop
Pelatihan Kerajinan Daur Ulang Sampah
Belajar Menggulung Kertas Koran
Pelatihan Kerajinan Daur Ulang Sampah
Belajar Menganyam
Pelatihan Kerajinan Daur Ulang Sampah

Pelatihan Kerajinan Daur Ulang Sampah

Pelatihan Kerajinan Daur Ulang Sampah
Produk Jadi hasil workshop
Pelatihan Kerajinan Daur Ulang Sampah
Penyerahan Piagam Penghargaan dan Cinderamata

Jumat, 12 Agustus 2016

Kegiatan Penimbangan Sampah di BSMB Anggrek Ragajaya


11 Agustus 2016
Bank Sampah Melati Bersih Anggrek
Ragajaya, Bojong Gede, Kabupaten Bogor

Penimbangan Sampah

Penimbangan Sampah

Kunjungan Tamu
Kunjungan Tamu dari LK ESQ dan LPS
Kunjungan Tamu

Perayaan Ulang Tahun Ke-3 BSMB Amarapura


10 Agustus 2016
Bank Sampah Melati Bersih Amarapura
Kademangan, Setu, Tangerang Selatan

Alhamdulillah, Bank Sampah Melati Bersih Amarapura telah menginjak usia 3 tahun. Perayaan sederhana dilaksanakan di kediaman salah satu pengurus, yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis) dan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangerang Selatan, Perwakilan dari Kecamatan Setu, Forkas (Forum Komunikasi Bank Sampah) Kota Tangerang Selatan, Mitra Pembeli Sampah, dan nasabah bank sampah.

Ultah Bank Sampah

Ultah Bank Sampah

Ultah Bank Sampah
Penyerahan Hadiah bagi Nasabah Terajin
Ultah Bank Sampah

Kunjungan Tamu dari Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta


10 Agustus 2016

Community Development Bank Sampah Melati Bersih menerima kunjungan dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang membutuhkan informasi seputar kegiatan bank sampah.

Kunjungan Tamu